Christopher Michael Langan seorang jenius yang gagal

Apakah kalian mengenal Chirstopher Michael Langan?
Christopher Michael Langan
Christopher Michael Langan
(Sumber : https://dailystormer.name)

Kok saya tidak mengenalnya yah, memang dia siapa sih?”. Wajar saja jika kalian tidak mengenalnya. Padalah, Christopher Michael Langan adalah orang yang diklaim memiliki skor IQ 195. Dia sering diundang ke berbagai acara berita dan pernah dijadikan sebagai tokoh film dokumenter karena dia begitu cerdasnya.

Christopher Michael Langan juga pernah mengikuti sebuah acara televisi 20/20. Dia acara tersebut dia diuji oleh seorang ahli neuropsikologi dan ternyata dia mendapat nilai yang tinggi. Pada saat itulah, dia pernah dinobatkan sebagai orang paling tercerdas di Amerika yang disampaikan oleh beberapa para jurnalis.

Wah, dia jenius. Apa saja sih penelitian yang pernah dia lakukan bagi dunia?”

Sebagian besar orang-orang yang memiliki IQ tinggi biasanya menghasilkan karya penelitian atau penemuan yang bermanfaat bagi dunia. Namun, Christopher Michael Langan ini tidak memberikan kontribusi yang berharga. Dia pernah membuat suatu teori tentang hubungan antara mind dan reality yang dia sebut sebagai the “Cognitive-Theoretic Model of the Universe” (CTMU). Tapi, teori yang dia buat itu tidak diakui oleh para professor top dari kampus ternama di Amerika Serikat.

Christopher Micahel Langan malah tidak menjadi apa-apa di kehidupannya. Dia bahkan pernah menjadi tukang pukul.

Lantas, apa yang menyebabkan Christopher Michael Langan gagal dalam hidupnya?

Christopher Michael Langan ini sering disapa sebagai Chris Langan. Dia dilahirkan dari keluarga yang miskin dan berantakan. Ibu Chris Langan ini sudah 4 kali menikah dan suami keempat bernama Jack Langan.

Jack Langan ini sering kali mabuk saat pulang ke rumah. Di rumah, Chris Langan bersama adiknya sering mendapatkan kekerasan fisik dan sering mendapatkan perkataan kasar dari Jack Langan. Untuk membela diri Chris Langan mulai berlatih fisik setiap hari agar dia bisa melindungi adiknya dan dirinya. Sewaktu ayah tiri Chris Langan kembali mengasari mereka berdua. Chris Langan berhasil mengalahkan ayah tirinya itu sehingga ayah tirinya tidak pernah kembali lagi ke rumahnya.

Nah, akibat pola asuh yang buruk tersebut yang membuat Chris Langan menjadi sosok yang tempramental. Sifat buruk tersebut terbawa hingga dia beranjak dewasa.

Chris Langan ini memang sudah terlihat jenius semenjak dia kecil. Karena keterbatasan ekonomi akhirnya Ibu Chris Langan memasukkannya ke sekolah anak-anak nakal. Di sekolah Chris Langan mudah sekali cepat bosan tapi guru-guru sekolahnya tidak pernah memahami betapa cerdasnya Chris Langan ini.

Christopher Michael Langan gagal karena faktor keluarga dan finalsial ya?

Sebenarnya bukan hanya kedua faktor itu yang menyebabkan dia gagal. Dia pernah juga mendapatkan beasiswa penuh di Red College dan Universty of Chicago. Akhirnya, dia memilih lanjut kuliah di Reed College. Saat kuliah di Reed College Chris Langan mengalami shock kultur karena perbedaan gaya hidup. Di asrama, dia mendapatkan teman sekamar yang tidak senang belajar. Bahkan, teman-teman sekamarnya itu ada yang suka mengisap ganja dan ada yang sering membawa wanita ke kamar.

Mirisnya lagi, beasiswa harus dicabut karena Ibunya telat mengisi laporan keuangan orangtua untuk memperbaharui beasiswa tersebut. Ibu Chris Langan telat mengisinya karena Ibunya tidak mengerti dan bingung bagaimana cara mengisi formulir beasiswa tersebut. Kemudian dia mencoba bernegosiasi ke pihak kampus. Tapi, tetap saja pihak kampus tidak mempedulikan hal tersebut dan beasiswanya pun dicabut.

Chris Langan kecewa. Akhirnya, dia memutuskan untuk berkerja dulu selama setahun sebagai buruh pabrik dan pernah menjadi tim pemadam kebakaran saat itu. Lalu, uang yang sudah terkumpul dia putuskan untuk lanjut kembali kuliah di Montana State University.

Nah, Chris Langan ini kembali mengalami kesialan di mana mobilnya yang sering dia gunakan mengalami kerusakan akibat musim dingin. Dia tidak punya cukup uang untuk memperbaiki mobilnya. Lalu, dia meminta jadwal kuliahnya diganti menjadi sore hari ke dosen pembimbingannya karena ada tetangganya yang bisa ditumpangi untuk menuju kampus.

Kemampuan negosisasi Chris Langan ini sangat buruk dan dia juga banyak mendapatkan catatan buruk dari para dosennya. Di kelas kalkulus, dia pernah berdebat hebat dengan dosen kalkulus karena Chris Langan merasa bahwa dosen tersebut payah dalam mengajar. Akhirnya, permintaan untuk pergantian jadwal kuliah pun ditolak oleh dosen pembimbing dan dekan.

Bagaimana kehidupan Christopher Langan tanpa adanya gelas akademis?

Chris Langan sangat kecewa dan muak terhadap birokasi kampus. Dia merasa bahwa orang-orang di kampus tersebut tidak ingin memberikan kesempatan baginya. Lalu, dia pun keluar dari kampusnya dan dia merasa yakin dapat bertahan hidup meskipun tanpa pendidikan yang tinggi.

Dengan tidak adanya gelar, Chris Langan sering pindah tempat kerja dan berganti-ganti profesi seperti menjadi penangkap kerang, buruh pabrik, dan profesi paling lama menjadi tukang pukul.

Meskipun begitu, dia masih tetap mendalami ilmu filsafat, matematika dan fisika yang akhirnya dia membuat sebuah karya ilmiah yaitu “CTMU” Cognitive Theoretic Model of the Universe. Tapi, tanpa adanya gelar akademis membuat Chris Langan tidak bisa menerbitkan jurnal sains karena para penerbit kurang yakin dengan penulis ilmiah tanpa gelar akademis.

Beranjak memasuki usia lanjut, dia tinggal bersama istrinya di sebuah peternakan kuda yang sudah rusak dan hidup dengan sederhana disana.

Apa pelajaran berharga yang bisa kita ambil dari kisah Christopher Michael Langan?

IQ yang tinggi tidak akan menjamin seseorang akan sukses di kehidupannya. Hal inilah yang terjadi pada Chris Langan di mana dia memiliki IQ yang sangat tinggi yaitu 195. Namun, dia tidak menjadi apa-apa di kehidupannya.

Pola asuh orang tua akan berpengaruh pada pembentukan karakter anak. Chris Langan ini dibentuk dengan pola asuh yang buruk. Dia sering mendapatkan kekerasan fisik dan perkataan kasar dari ayah tirinya sehingga membentuk karakternya menjadi tempramental (tidak bisa mengendalikan emosinya). Hal ini terlihat jelas ketika Chris Langan berdebat di kelas dengan dosen kalkulus yang menganggap dosennya payah.

Dari sejak kecil Chris Langan ini tidak diajarkan bagaimana cara bernegosiasi. Kemampuan untuk bernegosiasi ini diperoleh dari pola asuh orang tua dan lingkungan sekitarnya. Dia tidak mampu menyakinkan para dosen dan dekan di kampusnya untuk tetap bisa berkuliah.

Ibu Chris Langan itu tidak melek pendidikan di mana Chris Langan yang pada dasarnya sudah jenius tapi di masukkan ke sekolah yang banyak diisi oleh anak-anak nakal dan gurunya tak peduli akan kehebatan otak Chris Langan. Tapi, Ibu Chris Langan melakukan itu karena keterbatasan uang yang dimiliki.

Jadi, apakah kalian sudah paham kenapa Christopher Langan gagal dalam hidupnya meskipun dia seorang yang jenius?

Terkadang kita sering menilai kesuksesaan seseorang itu dari tingkat intelengsi yang tinggi atau skor IQ yang tinggi, berbakat dalam suatu hal, dan bekerja keras untuk mencapai impiannya. Tapi, kebanyakan orang lupa bahwa seseorang sukses bukan faktor tersebut itu saja tapi faktor “KESEMPATAN” sangat menentukan juga bagi seseorang untuk dapat sukses.

Setelah membaca panjang lebar dari perjalanan hidup Chris Langan bahwa dia tidak mempunyai kesempatan untuk menjalurkan kecerdasaannya. Seandainya saja Chirs Langan ini dilahirkan dari Ibu yang melek pendidikan, Ibunya mempunyai finalsial yang cukup, dan Ibunya selektif dalam memilih pasangan hidup. Mungkin Chris Langan akan tumbuh menjadi sosok yang mempunyai jiwa sosial yang baik dan dapat melanjutkan kuliah tanpa perlu memikirkan biaya kuliah. Bisa jadi teori yang pernah dia buat akan diakui oleh para professor. Dia juga mungkin sudah membuat sebuah penelitian yang bermanfaat bagi dunia.

Jadi, kesuksesaan seseorang itu bukan berdasarkan apakah orang tersebut jenius, berbakat dalam suatu hal, dan berkerja keras. Tapi, kesuksesaan seseorang bisa diperoleh dengan mudah jika orang tersebut diberi dan mempunyai kesempatan untuk meraih sukses.

Semoga artikel bermanfaat bagi yang membaca. Terima kasih telah membaca artikel ini.

Sumber

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*